Liputan6.com, San José - Setelah dalam kondisi relatif tidak aktif selama 400 tahun, Gunung Berapi Arsenal meletus dengan dahsyat pada 29 Juli 1968 pukul 7.30 pagi waktu setempat. Sebelum erupsi di 1968, gunung Arenal memiliki bentuk kerucut yang hampir sempurna, tertutup hutan hujan dengan aktivitas fumarol yang ringan. Penduduk setempat memberinya berbagai nama: Puncak Arenal, Pan de Azúcar (Sugarloaf), Gunung Berapi Canasta, dan Gunung Berapi Río Frío. Daerah di sekitar gunung tersebut sudah menjadi tempat tinggal penduduk asli selama ribuan tahun. Sebelum tragedi 1968, erupsi besar terakhir dari gunung ini terjadi di sekitar tahun 1500 Masehi, dan aliran lava dari periode tersebut telah diidentifikasi secara tentatif.