None
IT
Pendiri Telegram Pavel Durov Jadi Buronan Rusia
['Khairisa Ferida', 'Diterbitkan Juli', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Internasional
Durov lahir dan mengawali kariernya di Rusia sebelum pindah ke luar negeri.
Dakwaan tersebut diumumkan ketika pemerintah Rusia tengah membatasi akses ke Telegram, salah satu aplikasi perpesanan terpopuler di negara itu.
FSB juga menuduh dinas keamanan Ukraina memanfaatkan sebuah chatbot kencan populer di Telegram untuk memikat dan merekrut warga Rusia agar terlibat dalam aksi sabotase dan terorisme.
Pada awal tahun ini, Durov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia telah membuka penyelidikan pidana terhadap dirinya.
VK, platform media sosial populer Rusia yang mirip Facebook, didirikan Durov jauh sebelum ia meluncurkan Telegram.