Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan teknologi Automatic Train Protection (ATP) sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional perkeretaapian nasional. "Keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses adopsi teknologi di KAI. KAI dan BRIN akan menggunakan pendekatan Proof of Product untuk memvalidasi fungsi, integrasi, dan kinerja teknologi sebelum menentukan sistem ATP yang akan diadopsi. Tahap tersebut juga bertujuan mengidentifikasi risiko, kesenjangan teknologi, serta kebutuhan penyesuaian terhadap kondisi operasional KAI yang kompleks. KAI dapat memahami sejak awal fungsi, antarmuka, kebutuhan integrasi, potensi risiko, serta kemampuan pemeliharaannya sebelum teknologi tersebut diterapkan dalam skala yang lebih luas,” kata I Gede.