Liputan6.com, Jakarta - Pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai harus memenuhi syarat yang tidak ringan. Selain memiliki kapasitas akademik dan pengalaman di bidang ekonomi serta moneter, calon Gubernur BI juga dinilai perlu memiliki akses politik agar mampu menjalankan tugasnya secara efektif. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) John Eddy Junarsin menegaskan jabatan Gubernur BI tidak hanya membutuhkan kompetensi teknis dan akademik. “Banyak sekali ekonom yang berkualitas tinggi, baik di BI, Kemenkeu, maupun perguruan tinggi yang layak duduk di Dewan Gubernur. John juga menilai jajaran deputi gubernur BI saat ini memiliki kapabilitas dan pengalaman yang memadai untuk masuk dalam bursa calon Gubernur BI.