Liputan6.com, Jakarta - Bank Saqu mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 37,4% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 8,6 triliun hingga Juni 2026. Di sisi pendanaan, Bank Saqu menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun pada semester I 2026. AdvertisementMenurut Leka, pertumbuhan kredit didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Meski agresif menyalurkan pembiayaan, Bank Saqu tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset. Selain memperkuat bisnis perbankan, Bank Saqu juga membangun ekosistem bagi pelaku usaha melalui Solopreneur Academy yang telah diikuti sekitar 1.000 peserta.