Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia melonjak tajam saat perdagangan di Asia pada Rabu, (29/7/2026). Kenaikan harga minyak ini seiring kembali memanasnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran melancarkan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS). Sementara itu, AS dan Arab Saudi menyerang lokasi-lokasi yang didukung Teheran di Irak. Mengutip CNBC, Rabu pekan ini, kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman September naik 3,42% menjadi US$ 86,97 per barel. Serangan Houthi yang menyasar fasilitas minyak Saudi juga telah memicu kekhawatiran mengenai pasokan.