Liputan6.com, Jakarta Sektor kelistrikan menyiasati dinamika gelobal dalam menyediakan energi primer untuk menjaga keandalan operasional pembangkit, dengan memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT). Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto mengatakan, Indonesia sedang menuju energi baru terbarukan (EBT). Kemandirian energi yang sering digaungkan Presiden kita bukan sekadar jargon, melainkan sebuah realita,” jelasnya. Menurut Rakhmad secara global permintaan minyak diperkirakan akan mencapai puncak pada akhir di 2030, sementara batu bara sudah mulai menurun. Namun, di Indonesia batu bara relatif masih stabil karena kebutuhan energi yang terus meningkat dan optimasi biaya pokok pembangkitan dari sisi keterjangkauan daya beli masyarakat.