Liputan6.com, Sidoarjo - Usai tidak ditemukan lagi tanda-tanda kehidupan di balik reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, tim SAR gabungan akhirnya memutuskan untuk masuk proses pencarian korban ke tahap selanjutnya, yakni pengerahan alat berat. Tim SAR gabungan melaporkan berhasil mengevakuasi tujuh korban baru, lima di antaranya dalam kondisi selamat dan dua lainnya meninggal dunia pada Rabu (1/10) malam. Sebelumnya berbagai upaya tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban yang kemungkinan masih selamat terus dilakukan. Laksita Rini menceritakan bagaimana proses evakuasi dramatis beberapa santri Ponpes Al Khoziny yang berhasil diselamatkan, yakni Yusuf, Haical, dan Deni. Kondisinya yang terjepit dan terhalang jenazah temannya di depan memaksa tim gabungan, termasuk Basarnas, untuk memutar otak mencari cara aman untuk mengeluarkannya.