None
CA
Kemandirian Obat Herbal: Bos Sido Muncul Minta Dukungan Riset dan Regulasi
['Tim Bisnis', 'Diterbitkan Oktober', 'Arthur Gideon', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Bisnis
Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mendorong pemerintah memperkuat kemandirian obat herbal di Indonesia agar ketergantungan impor obat dapat dikurangi.
Tujuannya untuk mengurangi impor obat dan mengembangkan obat tradisional (herbal).
Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah untuk menyediakan anggaran khusus guna melakukan uji toksisitas terkait khasiat bahan-bahan alami.
Selama ini, tumbuhan yang diizinkan oleh BPOM untuk menjadi obat herbal hanya dibatasi sebanyak 350 jenis.
Melakukan uji toksisitas itu sebenarnya mudah bagi pemerintah, karena hanya 50 bahan per tahun dengan biaya sekitar Rp150 juta per bahan,” ujarnya.