Liputan6.com, Jakarta Bang Si Hyuk, pendiri sekaligus pimpinan agensi hiburan raksasa Korea Selatan, HYBE, kini tengah menjadi sorotan publik. Ia menghadapi tuduhan serius terkait dugaan kecurangan trading saham, dan kini bahkan membuatnya dilarang meninggalkan Korea Selatan. Seperti apa perjalanan kasus yang menjerat Bang Si Hyuk? AdvertisementThe Korea Times mencatat hal ini berawal dari kecurigaan Financial Supervisory Service (FSS), dalam proses penawaran umum perdana (IPO) HYBE yang terjadi pada 2020. Hal ini mendorong para investor tersebut untuk menjual saham mereka kepada perusahaan bertujuan khusus, perusahaan ekuitas swasta yang dibentuk oleh para eksekutif senior HYBE.