None
CA
Pegiat Batik Diminta Mampu Beradaptasi Lewat Inovasi dan Keberlanjutan
['Agustina Melani', 'Diterbitkan Oktober', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Bisnis
Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menilai Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober menjadi momentum penting untuk menjaga batik sebagai warisan budaya di daerah penghasil batik.
Seiring hal itu, Kementerian UMKM juga mengajak perajin hingga pelaku usaha batik untuk adatif dengan perubahan zaman termasuk di dalamnya desain, teknologi produksi hingga pemanfaatan teknologi untuk pemasaran.
AdvertisementIa menuturkan, Kementerian UMKM melalui Deputi Usaha Kecil bersama SMESCO Indonesia juga memberikan dukungan ekosistem batik melalui berbagai program, mulai dari pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, hingga promosi global.
Sudaryano menilai, semua upaya itu diperlukan agar UMKM batik Indonesia semakin kuat berdaya saing dan mendunia.
“Kita ingin menjadikan batik sebagai bukti bahwa tradisi dan kemajuan ekonomi bisa berjalan beriringan, sehingga Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan dapat berperan dalam ekonomi global,” kata dia.