None
ID
Berpacu dengan Waktu, Tim SAR Gabungan Percepat Evakuasi Korban Reruntuhan Bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny
[]
Liputan6.com Peristiwa
Gelombang protes besar-besaran yang digerakkan oleh anak muda atau gen Z di Madagaskar terus bergulir.
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melaporkan, sedikitnya 22 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka sejak aksi protes dimulai pekan lalu.
Namun, data tersebut dibantah Kementerian Luar Negeri Madagaskar dengan alasan tidak berasal dari otoritas nasional yang berwenang.
Aksi protes direspons Presiden Andry Rajoelina dengan mengumumkan pembubaran pemerintah sebagai bentuk kompromi.
Sebelumnya, massa turun ke jalan di beberapa kota di Madagaskar untuk memprotes seringnya pemadaman listrik dan kekurangan air yang terjadi terus-menerus di seluruh negeri.