Menurut laman resmi perusahaan, listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tersebut mampu mengaliri ratusan ribu rumah dan industri di tiga provinsi, yakni Jambi, Bengkulu, dan tuan rumah Sumsel. Data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumsel, sampai Desember 2024, produksi daya listrik PLTU Keban Agung sebesar 672.151.349 kWh (unit 1) dan 669.265.772 kWh (unit 2). Total, sekitar 2,2 juta pelanggan rumah tangga dan puluhan ribu industri dan bisnis yang mendapat pasokan listrik dari seluruh jaringan pembangkit yang ada di provinsi ini. Namun, menurut data Dinas Dinas ESDM Sumsel, kelebihan pasokan listrik di provinsi ini dua kali lipat, mencapai 2.193,31 MW. Meski demikian, pemerintah terus membuka ruang bangun PLTU di berbagai wilayah, termasuk Sumsel.