Liputan6.com, Jakarta Obligasi syariah diperkirakan akan tetap menjadi instrumen dengan permintaan paling tinggi hingga akhir 2025. Karena supply terbatas,” ungkapnya dalam sesi edukasi wartawan mengenai outlook pasar obligasi kuartal IV 2025, Selasa (30/9/2025). Menurutnya, tingginya permintaan ini memberikan sinyal kuat bahwa pasar tetap memiliki keyakinan terhadap instrumen berbasis syariah. AdvertisementSalvian menilai momentum di kuartal IV akan tetap menjadi periode penting bagi investor ritel untuk memanfaatkan peluang yang ada, termasuk pada obligasi syariah yang permintaannya sangat besar. Ia juga menekankan bahwa pola minat pasar terhadap instrumen syariah sudah berlangsung konsisten dalam beberapa tahun terakhir dan masih akan berlanjut pada akhir 2025.