Mengutip jurnal berjudul Menganalisis Makna dalam Puisi Arab Klasik: Pendekatan Semiotik Riffaterre pada Karya 'Al-I'tiraf' oleh Abu Nawas karya Maisyaroh, dijelaskan Dalam syair ini, Abu Nawas mengekspresikan pengakuan atas dosa-dosanya yang begitu banyak dan terusbertambah setiap hari, serta ungkapan taubatnya kepada Tuhan. "Semua perasaan tersebut ia sampaikan dengan bahasa yang indah dan bernilai seni, dalam beberapa bait syair yang mendalam," demikian dikutip dari proceedings.uinsa.ac.id. Berikut ini adalah makna mendalam yang terkandung dalam bait per baik Syair I'tiraf karya Abu Nawas. Seorang hamba merasa tidak layak untuk surga karena amalnya yang sedikit dan penuh kekurangan, sekaligus merasa lemah dan tidak sanggup menanggung siksa neraka. Setiap manusia pasti berdosa, dan sebaik-baiknya pendosa adalah yang segera bertaubat dan memohon ampunan.