None
ID
Mengapa Jadi People Pleaser Bisa Bikin Burnout dan Cara Menghentikannya
['Adinda Retno Aryani', 'Diterbitkan September', 'Aditya Eka Prawira', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Health Info
Liputan6.com, Jakarta - Fenomena people pleaser atau kecenderungan untuk selalu berusaha menyenangkan orang lain semakin banyak diperbincangkan.
Meskipun terlihat sebagai sikap baik, para ahli menegaskan kebiasaan ini bisa membawa dampak buruk, salah satunya burnout.
Amen, menjelaskan, people pleaser sering muncul karena rendahnya harga diri, takut ditolak, hingga perfeksionisme.
Ciri-cirinya bisa dilihat dari sulit mengatakan 'tidak', terlalu sering meminta maaf, hingga menghindari konflik dengan segala cara.
AdvertisementMenurut survei YouGov tahun 2022, hampir separuh orang dewasa di Amerika Serikat mengaku sebagai people pleaser.