Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik balik krusial bagi lanskap teknologi global. Co-founder Couchbase, Steve Yen, memaparkan lima prediksi strategis yang membedah evolusi kecerdasan buatan (AI) dalam dua tahun ke depan. Di tengah euforia yang meluap, Yen justru menyoroti peluang besar yang lahir saat gelembung AI atau ‘AI Bubble’ mulai mereda. Menurut pendiri Microsoft, Bill Gates, fenomena AI Bubble sendiri mengacu pada pertumbuhan pesat permintaan dan penggunaan AI melampaui kinerja dan nilai wajarnya. Saat persaingan mendingin, akses terhadap GPU, pusat data terdistribusi, hingga edge processing akan menjadi lebih terjangkau.