Dalam pertemuan tersebut, Presiden Vladimir Putin menegaskan kesiapan Rusia untuk membantu Suriah membangun kembali perekonomiannya yang hancur akibat perang berkepanjangan. Selain isu pemulihan ekonomi, pembicaraan juga diperkirakan menyoroti masa depan pangkalan militer Rusia di Suriah, yang merupakan pijakan strategis utama Moskow di kawasan Laut Mediterania. AdvertisementAl-Sharaa, yang pertama kali mengunjungi Rusia pada Oktober lalu, menyampaikan terima kasih kepada Putin atas peran Rusia dalam membantu menstabilkan Suriah. Rusia, yang dalam beberapa tahun terakhir lebih memusatkan perhatian pada konflik di Ukraina dan hanya mempertahankan kontingen militer kecil di Suriah, tidak berupaya menghadang ofensif pemberontak tersebut. Setelah Assad melarikan diri dari Suriah, Rusia memberikan suaka kepadanya beserta keluarganya.