Liputan6.com, Jakarta - Ternak ikan gabus skala rumahan kini semakin diminati karena ikan ini memiliki nilai jual stabil, pertumbuhan relatif cepat, serta daya tahan yang baik terhadap perubahan lingkungan. Padahal, bau bukan berasal dari ikan gabus itu sendiri, melainkan dari air, sisa pakan, dan kotoran yang tidak dikelola dengan benar sejak awal pemeliharaan. Dengan teknik yang tepat, ternak ikan gabus di rumah bisa dilakukan secara bersih, nyaman, dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Kuncinya terletak pada pemilihan sistem kolam, pengaturan air, manajemen pakan, hingga perawatan dasar kolam yang konsisten. Jika semua aspek tersebut dijalankan dengan benar, kolam gabus bisa tetap jernih, minim aroma, dan tetap produktif hingga masa panen.