Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 13 triliun untuk program insentif selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Paket kebijakan ini difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas saat musim mudik. AdvertisementMenurut dia, program insentif dirancang untuk meredam beban pengeluaran masyarakat saat kebutuhan meningkat di periode Ramadhan dan Lebaran. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mendorong aktivitas ekonomi tetap bergerak selama musim libur panjang. Airlangga menyebut skema insentif Lebaran tahun ini berpotensi lebih besar dibandingkan periode sebelumnya.