Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat di ibu kota untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor dan lembap pascabanjir, imbas curah hujan ekstrem yang melanda Jakarta. Ani menyebut, setelah banjir surut atau pada fase pascabanjir, risiko penyakit dapat meningkat apabila kebersihan lingkungan dan diri tidak ditangani dengan benar. Menurutnya, kondisi lingkungan yang lembap dan kotor pascabanjir dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan. Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat pascabanjir antara lain diare, penyakit kulit, ISPA, DBD, chikungunya, serta leptospirosis. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.