Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya tidak dapat menutup secara permanen fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan di Jakarta Utara. Pernyataan tersebut disampaikannya sebagai respons atas tuntutan warga yang mengeluhkan bau menyengat serta dampak kesehatan akibat aktivitas di fasilitas RDF Rorotan. Kalau kemudian saya tutup, ini problem-nya lebih rumit lagi, enggak mungkin," kata Pramono di Taman Kelinci Rorotan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026). Menurut Pramono, persoalan utama RDF Rorotan bukan terletak pada proses pengolahan sampah di fasilitas tersebut, melainkan pada sistem transportasi sampah. "Ya pokoknya kita stop dulu karena memang problem-nya itu di transportasinya," kata Pramono.