Liputan6.com, Jakarta - Virus Nipah dapat menular dari kelelawar. Pasalnya, dalam kasus ekstrem, virus dari kelelawar dapat menyebabkan radang otak (ensefalitis), sebagaimana yang pernah terjadi dalam kasus virus Nipah di Malaysia dan Australia. Karena tidak ada gejala pada kelelawar, banyak masyarakat tidak menyadari risikonya,” kata Agus mengutip laman IPB pada Jumat (30/1/2026). AdvertisementAgus menambahkan, keberadaan kelelawar di sekitar pemukiman masyarakat sering kali dianggap hal biasa dan tidak berbahaya. Dalam kerja sama riset yang dilakukan Agus dan tim, ia mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi delapan virus baru dari tubuh kelelawar.