Liputan6.com, Jakarta - Virus Nipah, penyakit mematikan yang dikenal karena potensi menyebabkan radang otak (ensefalitis) fatal, memiliki reservoir alami utama, yaitu kelelawar buah (fruit bat). Penyebaran virus ini dari kelelawar ke manusia terjadi terutama melalui kontak dengan air liur, urine, kotoran, atau buah yang telah terkontaminasi. Virus Nipah menular dari kelelawar ke manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, atau melalui buah dan makanan yang terkontaminasi. "Penularan dari hewan ke manusia terjadi melalui urine, air liur, atau kotoran kelelawar yang mencemari buah atau lingkungan," ujar Dicky. "Aktivitas ini membuka peluang virus berpindah ke manusia," tambahnya.