Sejarah kemunculan virus Nipah menunjukkan bahwa kegagalan menjaga hutan dapat berujung pada ancaman kesehatan yang mematikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa virus Nipah berasal dari kelelawar buah yang merupakan reservoir alami virus ini. AdvertisementKerusakan Hutan dan Rantai Penularan Virus NipahPenebangan hutan dan alih fungsi lahan menyebabkan kelelawar kehilangan habitat alaminya, seperti dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id pada Kamis, 29 Januari 2026. Dalam kondisi inilah virus Nipah berpindah dari kelelawar ke babi, lalu ke manusia. Virus Nipah termasuk dalam kelompok Paramyxovirus, virus RNA yang juga mencakup penyebab campak, gondongan, dan pneumonia.