Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menyiapkan suntik antitetanus bagi relawan yang melakukan evakuasi korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Menurut Kepala Dinkes Provinsi Jabar R. Vini Adiani Dewi, pemberian antitetanus diperlukan untuk menjaga kondisi kesehatan para relawan jika terkena benda tajam saat melakukan evakuasi korban. AdvertisementVini mengatakan selain menyiapkan suntik anti tetanus, Dinkes Jabar juga telah mengirimkan tim kesehatan serta menyiapkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (FKTRL) untuk rujukan kasus kegawatdaruratan. Bersama Kementerian Kesehatan dan Dinkes Kabupaten Bandung Barat (KBB), lanjut Vini, pihaknya juga mendampingi kluster kesehatan dengan mengaktifkan HEOC (Health Emergency Operation Center). Vini menambahkan, untuk membantu pihak kepolisian dalam melakukan identifikasi jenazah, Dinkes Jabar bersama Dinkes KBB juga menyiapkan perlengkapan DVI (Disaster Victim Identification), peti mati dan freezer jenazah.