Liputan6.com, New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa tatanan global saat ini tengah mengalami kemunduran serius, seiring melemahnya supremasi hukum internasional yang digantikan oleh apa yang ia sebut sebagai "hukum rimba". Dalam forum tersebut, ia menegaskan bahwa supremasi hukum merupakan fondasi utama bagi perdamaian dan keamanan dunia. Advertisement"Di seluruh dunia, supremasi hukum sedang digantikan oleh hukum rimba," ujar Guterres seperti dikutip dari laporan kantor berita Anadolu seraya menambahkan bahwa saat ini terjadi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional serta pengabaian yang mencolok terhadap Piagam PBB. Menurut Guterres, dalam situasi-situasi tersebut, hukum internasional diperlakukan seperti menu yang bisa dipilih sesuka hati. Ia memperingatkan bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut menciptakan preseden berbahaya karena mendorong negara lain untuk bertindak berdasarkan keinginan sendiri, bukan berdasarkan kewajiban mereka menurut hukum internasional.