None
ID
Usai Trading Halt, Analis Lihat Peluang Kenaikan IHSG
['Tira Santia', 'Diterbitkan Januari', 'Agustina Melani', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Saham
Liputan6.com, Jakarta - Analis pasar modal Hendra Wardana, menilai tekanan hebat yang melanda pasar saham Indonesia pada perdagangan saham 28 Januari 2026 justru mulai membuka ruang bagi potensi rebound besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terjun hingga 7,35 persen dan memicu trading halt mencerminkan kondisi pasar yang sangat emosional, di mana kepanikan dan kebutuhan likuiditas mendominasi keputusan investor.
Pemicu Trading Halt di Pasar Saham RIPeristiwa trading halt yang terjadi pada 28 Januari 2026, mencerminkan tekanan jual ekstrem yang bersumber dari krisis kepercayaan pasar, bukan dari memburuknya fundamental ekonomi nasional.
"Trading halt menjadi penanda bahwa mekanisme pasar telah memasuki fase dislokasi, di mana emosi dan kebutuhan likuiditas mengalahkan pertimbangan rasional," ujarnya.
Trading halt pun kembali terjadi pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026.