Liputan6.com, Jakarta - Barcelona sempat berada di tepi jurang pada fase liga Liga Champions 2025/2026. Sejumlah hasil buruk di awal musim membuat langkah Blaugrana menuju fase gugur terasa jauh dari kata aman. Kekalahan dari Paris Saint-Germain, Chelsea, serta hasil imbang yang mengecewakan kontra Club Brugge membuat pasukan Hansi Flick tercecer di luar delapan besar setelah tujuh pertandingan. Situasi itu memaksa Barcelona tampil tanpa ruang untuk kesalahan di laga terakhir. Hasil tersebut cukup untuk membawa Barcelona finis di peringkat kelima klasemen akhir fase liga dan mengamankan tiket langsung ke babak 16 Besar.