Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, harga minyak goreng rakyat (Minyakita) mulai menunjukkan tren penurunan dan diharapkan dapat kembali sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) pada Februari 2026 seiring optimalisasi distribusi ke pasar. AdvertisementBerdasarkan pemantauan Kemendag melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), rata-rata nasional harga Minyakita pada pekan lalu masih berada di kisaran Rp16.800 per liter. Iqbal menyampaikan, harga tersebut memang belum sesuai dengan HET yang ditetapkan Rp15.700 per liter. Namun, ia optimistis harga Minyakita akan terus turun seiring dengan kelancaran distribusi dari BUMN Pangan. Pemerintah berharap dengan penguatan distribusi dan pengawasan, serta keterlibatan BUMN Pangan, stabilitas harga Minyakita dapat terjaga menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.