Imam Achmad Sadisun, menjelaskan bahwa peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tidak dapat dilihat semata-mata sebagai dampak alih fungsi lahan. Ia menerangkan, secara geologi wilayah KBB tersusun atas material vulkanik tua yang telah mengalami pelapukan cukup tebal. Pada kondisi inilah lereng sering tidak lagi mampu menahan beratnya sendiri,” ujar Imam, dilansir Liputan6.com dari laman resmi ITB www.itb.ac.id, Kamis (29/1/2026). Pemicu longsor tidak hanya ditentukan oleh lamanya hujan, tetapi juga oleh intensitas curah hujan. Dalam kajian kebumian, hujan dengan intensitas sedang namun berlangsung lama dapat memiliki dampak yang sama berbahayanya dengan hujan lebat berdurasi singkat, terutama pada wilayah dengan kondisi geologi yang rentan.