Liputan6.com, Brussels - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Eropa tidak memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri tanpa dukungan militer Amerika Serikat (AS). Menurutnya, jika Eropa ingin benar-benar mandiri dalam pertahanan, negara-negara di benua itu harus mengeluarkan biaya pertahanan lebih dari dua kali lipat target pengeluaran militer saat ini. "Jika ada yang berpikir di sini bahwa Uni Eropa atau Eropa secara keseluruhan bisa mempertahankan diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Itu tidak mungkin,” kata Rutte kepada para anggota parlemen Uni Eropa di Brussels pada Senin (26/1/2026) seperti dikutip dari Associated Press. NATO, yang beranggotakan 32 negara, terikat oleh klausul pertahanan bersama yang tercantum dalam Pasal 5 Traktat Washington, dokumen pendirian aliansi tersebut.