Liputan6.com, Jakarta - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan Kamis di Jakarta. Nilai tukar rupiah tercatat melemah 30 poin atau sekitar 0,18 persen ke posisi Rp 16.752 per dolar AS, dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp 16.722 per dolar AS. Meski demikian, pergerakan kurs dolar terhadap rupiah dinilai masih berpeluang berbalik arah. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyebut rupiah berpotensi menguat seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap isu independensi Federal Reserve (The Fed). Dari sisi global, tekanan terhadap kurs dolar muncul setelah The Fed memutuskan menahan suku bunga acuannya.